KITA
PERLU MALU, KENAPA ?????????
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Malu adalah salah satu bagian dari kepribadian kita. Banyak
hal yang membuat kita malu untuk melakukan sesuatu. Malu identik dengan tidak
percaya diri. Betulkah demikian? Sebetulnya berbeda. Malu tidak berani
melakukan sesuatu, karena berbagai pertimbangan, misalnya tidak sesuai dengan
norma, atau aturan yang telah ditetapkan dalam suatu komunitas. Sedangkan tidak
percaya diri ialah tidak berani melakukan sesuatu karena memang tidak mampu.
Atau karena pertimbangan lain selain norma. Terdapat beberapa faktor yang
membuat seseorang malu untuk melakukan sesuatu, di antaranya latar belakang
keluarga dan pendidikan serta nilai yang dianutnya. Malu bisa bersifat positif,
bisa juga bersifat negatif. Namun kebanyakan dari kita menempatkan malu tidak
proporsional (pada tempatnya). Namun terlepas dari apapun bahwa malu merupakan
sebagian dari keimanan kita. Malu yang bagaimanakah yang merupakan sebagian
dari iman itu? Malu yang proporsional. Ada beberapa catatan sebaiknya kita malu
atau tidak malu untuk :
·
Terlambat
Ketika kita telah menyepakati janji
untuk bertemu pada waktu tertentu dengan seseorang tapi kemudian kita
terlambat. Atau yang lebih parah kita terlambat masuk kelas, karena kita
kesiangan bangun tidur, karena semalaman kita sibuk ngerumpi. Cobalah tanyakan
pada diri kita apakah kita malu ketika melakukan hal itu, kalau misalnya kita
tidak malu, berarti kita termasuk orang yang kurang malu. Bah lho!
·
Berhutang
Seringkali kita kepepet di akhir bulan
pada teman kita, pasalnya jatah yang diberikan orangtua kepada kita telah
habis, misalnya hal itu terjadi karena kita kurang bisa mengatur uang. Untuk
solusinya kebanyakan kita meminjam uang teman. Dengan janji kita akan
melunasinya ketika kita telah mendapat suntikan dana dari orangtua. Mungkin
karena kita telah terbiasa melakukan hal itu kita jadi cuek untuk meminjam
kepada teman padahal bisa saja dia juga membutuhkan uang itu tapi karena kita
tidak peka terhadap hal itu akibatnya kita easy going, padahal seharusnya kita
malu apalagi kalau keseringan.
·
Meminjam
barang
Bila kita meminjam barang milik teman
untuk sesekali, itupun karena kita sangat membutuhkannya. Hal itu wajar. Tapi
jika kita sering meminjam barang punya teman dan kita tak mau tahu apakah
barang tersebut dibutuhkan oleh teman kita nah itu baru kamu boleh malu.
Ingatlah setiap orang memiliki wilayah privacy, seperti kita juga. Dan kita
tahu wilayah itu bila terusik akan menyebabkan ketaknyamanan bagi orang yang
privacynya terusik.
·
Berbohong
Berbohong untuk hal positif, misalnya
untuk membesarkan hati seseorang yang sedang down, hal itu wajar dilakukan.
Tapi berbohong menutupi sesuatu yang menjadi aib, hal itu tidak layak
dilakukan, apalagi merugikan banyak orang.
·
Melipatgkan/korupsi
Perilaku ini mirip perilaku para
pejabat yang melakukan korupsi baik dalam skala besar atau kecil, namanya juga
perbuatan yang etrcela tetap saja dilarang. Karena bagaimanapun juga setiap
segala sesuatu yang kita perbuat akan dipertanggungjawabkan. Lagian apa sich
untungnya korupsi, capek lagi nanti bisa-bisa jadi buronan.:-)
·
Menyontek
Salah satu aktifitas yang sering
dilegalkan terutama oleh siswa yang tidak percaya diri terhadap potensi yang
dimilikinya dan cerminan yang sportif dan pemalas.
EitzZZZz.... tapi kita
tidak boleh malu untuk hal – hal yang sifatnya positif seperti :
·
Berpendapat
Pendapat merupakan salah
satu cerminan yang menkan pola pikir kita. Kalau misalnya dalam suatu forum
kita memberikan pendapat, karena malu, padahal siapa tahu pendapat yang kita
berikan dalam forum tadi lebih baik dari pendapat yang lainnya, sehingga acara
menjadi lebih sukses.
·
Maju
Kemajuan tidak akan
tercapai tanpa adanya proses perubahan pada diri kita. Jika kita malu untuk
merubah kebiasaan jelek, maka kita tidak akan bisa maju.
·
Berkreasi
Berkreasi dalam bentuk
apapun tidak dilarang, karena dengan berkreasi akan terukur sejauh mana
keprofesionalan atau bakat kita dalam suatu bidang. So jangan takut untuk
berkreasi.
·
Mengakui
kesalahan
Mengakui kesalahan
merupakan salah satu cerminan kebertanggungjawaban kita terhadap apa yang telah
kita lakukan, namun hal ini jarang dilakukan. Kenapa? Karena kita merasa malu
untuk melakukan hal itu.
·
Menolak
Menolak adalah sesuatu
hal yang wajar, dan kita tak perlu merasa tidak enak hati untuk menolak dan
bagaimanapun hal itu menkan bahwa kita memiliki ketegasan terhadap diri kita
dan orang lain (terutama yang kita tolak).
·
Bertanya
Malu bertanya sesat di
jalan, masih ingat dengan pepatah tersebut, dan memang hal itu benar adanya
jika dikaitkan dengan logika kita bila kita berada di suatu tempat yang baru
kita kunjungi dan kita bingung dan akhirnya tersesat kemudian kita pun malu
untuk bertanya. Terka apa yang akan terjadi.
Pikirkanlah !
malu jika melakukan kesalahan
BalasHapuskalau ga punya malu bukan manusia. hehe
BalasHapusbagaimana cara agar kita tidak malu- maluin ???
BalasHapusyapz...kita haruz malu tapi ga malu maluin...
BalasHapusmalu jika ditatap mba lely, hehe...
BalasHapusYapz., bner bngetttZz
BalasHapusOrang yg ga punya malu brarti tak jauh beda sama org gila.,
BalasHapusmalu brtanya sesat dijalan,,
BalasHapusyg penting jngn malu2'in :)
BalasHapusmalu aja ah..tapi dikit aja.jangan banyak2.
BalasHapusaku orang yg PD tp ga malu2in
BalasHapusAll@ thanks yg udh pd komen,:-)
BalasHapus