PEMAHAMAN DIRI
& POTENSI DIRI
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
1.
Mengenali
Diri
Siapa saya ????
Pertanyaan seperti di atas sangat sederhana, tetapi
memerlukan jawaban yang sangat mendalam, karena banyak aspek dari diri yang
harus di ungkap, diantaranya : Kelebihan dan kekurang saya, baik yang
menyangkut fisik, psikis, minat dan bakat, cita-cita, kepribadian,
kebutuhan-kebutahan pokok, gaya hidup yang saya inginkan, dan lain sebagainya.
Manusia sebagai makhluk yang
unik, artinya antara yang satu dengan yang lain berbeda, tentu mempunyai
jawaban yang berbeda pula dalam menjabarkan pertanyaan di atas. Dan tidak
menutup kemungkinan dalam perjalanan hidup
jabaran itupun dapat berubah-ubah. Hal ini di karenakan porses
pengenalan dan pemahaman diri akan terus berlangsung dengan waktu yang tidak
terbatas dan sepanjang waktu itu pula manusia akan terus berkembang. Pada
dasarnya setiap manusia memiliki kekuatan dan potensi masing-masing. Tapi
sampai saat ini masih banyak yang belum menyadari potensi di dalam dirinya
sendiri. Padahal potensi setiap orang sangat menunjang kesuksesan hidupnya jika
diasah dengan baik
v Berikut
tips mengenali potensi diri :
a. Kenali diri sendiri
Coba buat daftar pertanyaan,
seperti: apa yang membuat bahagia; apa
yang inginkan dalam hidup ini; apa
kelebihan dan kekuatan ; dan apa saja kelemahan . Kemudian jawablah pertanyaan
ini secara jujur dan objektif. Mintalah bantuan keluarga atau sahabat untuk
menilai kelemahan dan kekuatan .
b. Tentukan tujuan hidup
Tentukan tujuan hidup baik itu tujuan jangka waktu pendek maupun
jangka panjang secara realistis. Realistis maksudnya yang sesuai dengan
kemampuan dan kompetensi . Menentukan tujuan yang jauh boleh aja asal diikuti
oleh semangat untuk mencapainya.
c. Kenali motivasi hidup
Setiap manusia memiliki motivasi
tersendiri untuk mencapai tujuan hidupnya. Coba kenali apa motivasi hidup , apa
yang bisa melecut semangat untuk
menghasilkan karya terbaik, dan sebagainya. Sehingga memiliki kekuatan dan dukungan moril dari
dalam diri.
d. Hilangkan negative thinking
Buanglah pikiran-pikiran negatif
yang bisa menghambat langkah mencapai
tujuan. Setiap kali menghadapi hambatan,
jangan menyalahkan orang lain. Lebih baik coba evaluasi kembali langkah mungkin ada sesuatu yang perlu diperbaiki.
Kemudian melangkahlah kembali jika telah
menemukan jalan yang mantap.
e. Jangan mengadili diri
sendiri
Jika terjadi
sesuatu yang tidak diinginkan dalam mencapai tujuan , jangan menyesali dan
mengadili diri sendiri berlarut-larut. Hal ini hanya akan membuang waktu dan
energi. Bangkit dan tataplah masa depan. Jadikan kegagalan sebagai pengalaman
dan bahan pelajaran untuk maju. Masa remaja adalah masa yang penuh gejolak di
mana setiap remaja puteri merasa tertantang untuk mencari jati dirinya sesuai
dengan karakter dan panggilan jiwa. Terlebih lagi, saat ini remaja hidup di
zaman yang bergerak sangat cepat, dengan kemajuan teknologi informasi
mengakibatkan derasnya informasi tentang budaya baru yang menawarkan berbagai
pilihan dan nilai-nilai baru bagi mereka. Perkembangan arus informasi inilah
yang juga memengaruhi proses pencarian jati diri dan potensi yang dimiliki.
Sementara pada saat yang bersamaan, para remaja dihadapkan pada norma dan nilai
yang berlaku di lingkungan sekitarnya yang memberikan keterbatasan ruang untuk
berkespresi. Situasi seperti ini yang memungkinkan terjadinya erosi identitas
diri disebabkan oleh karena sang remaja puteri tidak memiliki kebebasan untuk
mengekspresikan diri seperti apa yang dia kehendaki, dan kemudian merasa harus
tampil sebagai "orang lain". Potensi diri merupakan modal yang perlu
kita ketahui. Kita gali dan kita maksimalkan. Karena sesungguhnya perubahan
hanya bisa terjadi jika kita mengetahui potensi kita. Lalu
mengarahkannya kepada tindakan yang tepat dan teruji. Jika itu terjadi, kita
akan memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk melakukan sesuatu denga mantap.
Ketahuilah sesungguhnya manusia memiliki dua sisi sikap potensial yang
menonjol. Sisi positif dan sisi negatif. Kedua sisi ini masing-masing
memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan diri kita. Baik buruknya diri
kita merupakan refleksi dari dorongan positif atau negatifnya sikap kita.
Karena Sikap menentukan segalanya. Potensi diri dapat digali dengan tahap
mengenali diri. Bagaimana kita akan dapat menggali potensi dalam diri kita,
tanpa kita mengetahui seperti apa diri kita sendiri.
2.
Menggali Potensi Diri
Ø
Potensi
diri yang bersifat fisik (fisiologis)
Tuhan telah membekali manusia
dengan kelengkapan fisik yang sempurna. Anggota badan dan organ tubuh yang ada
padanya, memungkinkan ia bekerjadan beraktivitas dengan mudah
Ø
Potensi
diri yang bersifat psikologis
Potensi adalah daya, kekuatan,
kemampuan, kesanggupan dan kemampuan yang memungkinkan untuk dapat
dikembangkan. Potensi psikologi adalah kemampuan dan tekat yang bula untuk
mengembangkan sesuatu
Ø
Potensi
Akademis / Belajar
Sesuatu disebut berkualitas
unggul jika sesuai dengan desain peruntukan atau kegunaannya. Demikian juga
siswa atau pelajar yang berkualitas baik adalah yang mampu menyelesaikan tugas
belajar atau akademik secara memadai
Ø
Potensi
diri yang bersifat Spiritual Keimanan
Spirit adalah
sumber kekuatan. Spirit adalah inti dan pusat hati nurani. Semua hal dalam
hidup akan punya arti jika ada spirit bahkan hidup itu pun, akan bermakna jika
dilsi spiritualisme dan keimanan. Tanpa spirit dan iman, semua akan melemah,
hancur lalu sirna. Dalam suasana bencana atau perang. Seorang ibu dalam kondisi
mengenaskan. Ia tertatih-tatih menyeret kakinya yang berlumur darah. Dengan
sisa-sisa tenanganya, ia gapai bayinya yang menangis kahausan tergolek di pasir
bebatuan. Meskipun ia lunglai dan pingsan. Ini karena spirit.
Faktor-faktor
apa saja yang membuat potensi diri bisa
tergali?
a.
Percaya
diri.
Kurangnya
percaya diri bisa menghilangkan kesempatan
untuk menggali potensi diri , akan tetapi tidak menghilangkan potensi.
b.
Hobi
dan minat.
Jika mengerjakan sesuatu yang sukai bahkan sebagai hobi atau minat pasti
akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan (seharusnya). Jadi cobalah gali
potensi yang sejalan dengan minat , akan tetapi jangan lupakan yang bukan minat
.
c. Pergaulan.
Misal jika punya pergaulan yang baik dengan orang yang
pintar maka akan jadi pintar.
susah mengenali diri sendiri
BalasHapusbelum tau potensi diri.
BalasHapuskebanyakan orang belum tahu siapa dirinya.,,
BalasHapussipp, hrs lbh percaya diri biar kita tau potensi diri kita...
BalasHapusSkrang aja aku blm tau spenuh'y tentang diri aku...
BalasHapusHmm.,.trimakasih sajian'y
BalasHapusBaru tau tntang potensi diri itu apa.,
BalasHapusmsh kurng bisa memahami siapa saya,
BalasHapusmasih dalam proses..:)
BalasHapussedang dalam pencarian
BalasHapussaya adalah saya,,, bukan dia
BalasHapusAll@ apapun komentarnya mnumnya tetap teh btol sosro, he....
BalasHapusdalam proses..
BalasHapus