ROKOK DAN MASALAHNYA BAGI REMAJA
.....................................................................................................
Beribu-ribu orang pada dewasa ini menjadi
perokok-perokok berat, bukannya karena pilihan tapi karena mereka tidak
mempunyai jalan keluar. Mereka terus menerus merokok karena mereka sudah
terikat pada suatu kebiasaan selama usia belasan tahun. Sementara begitu banyak
orang muda (remaja) beranggapan bahwa mereka kelihatan “ gagah “ bila merokok.
Kebanyakan dari mereka mau berusaha sedapat-dapatnya untuk berhenti, tetapi
mereka rupanya tidak berdaya melakukannya, anehnya kebanyakan dari mereka tidak
pernah ingin merokok pada umumnya. Mereka hanya melakukan apa yang mereka
pikirkan sedang dilakukan oleh orang lain pada waktu itu.
Orang tak bisa berhenti merokok karena
mereka ketagihan nikotin, suatu racun yang keras yang selalu terdapat di dalam
daun-daun tembakau. Racun-racun tersebut memberikan kenikmatan sementara
sehingga mereka terus menerus merokok, menyalakan satu batang dari puntung
lainnya. Sementara itu “ tembakau “ secara perlahan-lahan merusak kesehatan
mereka dan memperpendek hidup mereka. Perokok-perokok berat dari lima sampai
sepuluh tahun lebih cepat dari orang-orang yang tidak merokok.
Orang yang berhenti merokok, pencernaanya
bertambah baik, tekanan darahnya menjadi normal kembali, kwalitas darah itu
sendiri bertambah baik, dan jantungnya bekerja lebih baik. Tapi yang lebih
utama sebenarnya adalah mereka telah berbuat sesuatu yang berguna bagi
kesehatannya. Ia akan mengurangi kemungkinan penyakit borok diperutnya, dan
tidak mudah terkena penyakit jantung selama tahun-tahun kehidupan yang
produktif. Demikian juga dengan hidung dan kerongkongannya. Perokok-perokok
berat menderita radang cabang tenggorokan manahun. Batuk-batuk menahun ini bisa
membawa kepada penyakit kanker.
v Racun-racun di dalam
tembakau.
Sebenarnya ada 18 racun yang
berbeda-beda di dalam sebatang rokok. Beberapa dari racun itu menyerang
selaput-selaput halus pada saluran pernafasan. Yang lain lagi memasuki aliran
darah dan mengganggu peredaran darah yang normal. Tetapi yang lebih berbahaya ialah
( ter ) yakni suatu karsinogen atau zat yang menimbulkan kanker dan nikotin.
Zat-zat ter ini dipindahkan ke dalam cabang-cabang tenggorokan dan paru-paru
dengan perantaraan asap, sesudah itu disimpan pada selaput lendir
permbuluh-pembuluh ini, dimana disebabkannya banyak rangsangan setempat.
Sebenarnya selaput lendir ini mungkin menjadi empat atau lima kali lebih tebal
pada perokok berat bila dibandingkan dengan orang yang bukan perokok. Ini
menambah hambatan pada saluran udara ke dalam paru-paru dan menjadikan jauh
lebih sukar baginya untuk bernafas.
Nikotin merupakan salah satu zat yang
paling keras yang diketahui oleh manusia sebagai suatu racun, nikotin itu hanya
kedua dari Cyanida dalam pengaruhnya untuk merusak tubuh. Untunglah kebanyakan
nikotin dibinasakan waktu tembakau itu dibakar, tetapi cukup banyak yang masuk
ke dalam paru-paru si perokok untuk memberi dia kenikmatan dengan kata lain,
nikotin merangsang susunan urat syaraf tetapi dorongan sementara ini diikuti
dengan
kelesuan
yang sebaliknya memerlukan rokok yang lain. Nikotin yang menyebabkan ketagihan
termbakau.
1. GAMBARAN
UMUM KONDISI REMAJA
Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju masa dewasa, yang diti berbagai perubahan
Fisik , psikis
, social. Berbagai
bentuk perubahan yang terjadi dalam rentang waktu yang relatif singkat
tersebut, seringkali menimbulkan berbagai persoalan yang dapat mengganggu
perkembangan remaja selanjutnya. Diantara masalah yang dihadapai para remaja
adalah “rokok”.
Produsen
rokok luar negeri mulai menyerang remaja di negara berkembang seperti indonesia.Hampir semua perokok
mulai mengenal rokok pada usia muda
(
remaja ). Efek dari rokok/tembakau memberi stimulus depresi ringan, gangguan
daya tangkap, alam pikiran, tingkah laku
dan fungsi psikomotor. Di kota besar,
remaja SMP dan SMA 34,9% merokok dan 2,5% perempuan merokok(sarwoko, 2003 ).
2.
PERMASALAHAN
- Usia remaja adalah target market jangka panjang.
- Event-event olah raga,hiburan(musik) banyak disponsori oleh produk
rokok
- Lingkungan pergaulan sebagai faktor
pencetus prilaku merokok
- Rokok membuat ketagihan
- Promosi iklan TV sangat mempengaruhi perilaku merokok.
4. BAHAYA ROKOK
Memperpendek usia, Kanker,
Serangan jantung, Impotensi,Gangguan kehamilan dan
janin.
5. PERSEPSI SALAH MENGENAI ROKOK
- Merokok menambah penampilan.
- Membantu berpikir / imajinasi.
- Membuat pikiran tenang.
- Pelengkap setelah makan.
- Lambang kejantanan.
- Menghilangkan kantuk
- Memudahkan belajar
- Rokok sebagai vitamin
- Mengusir kesepian
- Menghilangkan stres / problem
11.
PENYEBAB SEORANG MEROKOK
1. kebutuhan pergaulan (pengakuan).
2. kebiasaan sosial.
3. distribusi rokok / kemudahan
mendapatkan rokok.
4. harga rokok yang relatif murah
5. Iklan yang sangat menarik
6. Ajakan teman / ditawari
7. Uang saku
8. Jauh
dari keluarga & coba2
7. UPAYA PENCEGAHAN BAGI REMAJA
Kampanye anti rokok sebaiknya diperluas.
Peringatan bahaya merokok didasari hasil
penelitian, sehingga dapat dipercaya kebenarannya.
Memberikan teguran bagi perokok.
Larangan merokok di sekolah.
Pembagian rokok gratis pada acara remaja sebaiknya dilarang.
Sebaiknya diberlakukan denda untuk perokok di tempat umum (melalui
perda).
8. MENGHENTIKAN
KEBIASAAN MEROKOK
1. Berhenti merokok memerlukan proses, tidak semudah membalikkan telapak
tangan.
2.
Dengan dukungan keluarga atau
orang terdekat.
3.
Mengubah pola pikir / image tentang
rokok.
4.
Mengisi waktu dengan kegiatan yang positif (
ekskul dll ).
5.
Kebiasaan merokok dapat diganti dengan mengunyah permen karet ( terapi mulut ).
6. Konsultasi
dengan dokter (medis) atau pihak-pihak yang berkepentingan (disekolah dengan
guru bk )
merokok haram hukumnya..
BalasHapuspabriknya dulu yang di musnahkan.
BalasHapusbakar pabriknya pake lilin :v
BalasHapusharam hukume.....
BalasHapusrokok itu haram tp juga sumber devisa indonesia, jd gmn tuh???
BalasHapussetuju,,,pabriknya di bakar pake ceplik...he...
BalasHapusRokok tak ada gunanya...
BalasHapusNie q jg lg blajar utk tdk merokok.,
BalasHapusMusnahkan...
BalasHapusga usah ngrokok, byk bahayanya ketimbang mnfaatnya
BalasHapusalmhdh sy tdk merokok
BalasHapusrokok hnya bs merugikan menurut saya
BalasHapusAll@ yg udh pd koment thanks bnget.,
BalasHapus