Minggu, 05 Mei 2013

Apakah Anda tahu apa itu "ROKOK" ????


ROKOK DAN MASALAHNYA BAGI REMAJA
        .....................................................................................................

      Beribu-ribu orang pada dewasa ini menjadi perokok-perokok berat, bukannya karena pilihan tapi karena mereka tidak mempunyai jalan keluar. Mereka terus menerus merokok karena mereka sudah terikat pada suatu kebiasaan selama usia belasan tahun. Sementara begitu banyak orang muda (remaja) beranggapan bahwa mereka kelihatan “ gagah “ bila merokok. Kebanyakan dari mereka mau berusaha sedapat-dapatnya untuk berhenti, tetapi mereka rupanya tidak berdaya melakukannya, anehnya kebanyakan dari mereka tidak pernah ingin merokok pada umumnya. Mereka hanya melakukan apa yang mereka pikirkan sedang dilakukan oleh orang lain pada waktu itu.
      Orang tak bisa berhenti merokok karena mereka ketagihan nikotin, suatu racun yang keras yang selalu terdapat di dalam daun-daun tembakau. Racun-racun tersebut memberikan kenikmatan sementara sehingga mereka terus menerus merokok, menyalakan satu batang dari puntung lainnya. Sementara itu “ tembakau “ secara perlahan-lahan merusak kesehatan mereka dan memperpendek hidup mereka. Perokok-perokok berat dari lima sampai sepuluh tahun lebih cepat dari orang-orang yang tidak merokok.
      Orang yang berhenti merokok, pencernaanya bertambah baik, tekanan darahnya menjadi normal kembali, kwalitas darah itu sendiri bertambah baik, dan jantungnya bekerja lebih baik. Tapi yang lebih utama sebenarnya adalah mereka telah berbuat sesuatu yang berguna bagi kesehatannya. Ia akan mengurangi kemungkinan penyakit borok diperutnya, dan tidak mudah terkena penyakit jantung selama tahun-tahun kehidupan yang produktif. Demikian juga dengan hidung dan kerongkongannya. Perokok-perokok berat menderita radang cabang tenggorokan manahun. Batuk-batuk menahun ini bisa membawa kepada penyakit kanker.
v  Racun-racun di dalam tembakau.
            Sebenarnya ada 18 racun yang berbeda-beda di dalam sebatang rokok. Beberapa dari racun itu menyerang selaput-selaput halus pada saluran pernafasan. Yang lain lagi memasuki aliran darah dan mengganggu peredaran darah yang normal. Tetapi yang lebih berbahaya ialah ( ter ) yakni suatu karsinogen atau zat yang menimbulkan kanker dan nikotin. Zat-zat ter ini dipindahkan ke dalam cabang-cabang tenggorokan dan paru-paru dengan perantaraan asap, sesudah itu disimpan pada selaput lendir permbuluh-pembuluh ini, dimana disebabkannya banyak rangsangan setempat. Sebenarnya selaput lendir ini mungkin menjadi empat atau lima kali lebih tebal pada perokok berat bila dibandingkan dengan orang yang bukan perokok. Ini menambah hambatan pada saluran udara ke dalam paru-paru dan menjadikan jauh lebih sukar baginya untuk bernafas.
      Nikotin merupakan salah satu zat yang paling keras yang diketahui oleh manusia sebagai suatu racun, nikotin itu hanya kedua dari Cyanida dalam pengaruhnya untuk merusak tubuh. Untunglah kebanyakan nikotin dibinasakan waktu tembakau itu dibakar, tetapi cukup banyak yang masuk ke dalam paru-paru si perokok untuk memberi dia kenikmatan dengan kata lain, nikotin merangsang susunan urat syaraf tetapi dorongan sementara ini diikuti dengan
kelesuan yang sebaliknya memerlukan rokok yang lain. Nikotin yang menyebabkan ketagihan termbakau.

1.      GAMBARAN UMUM KONDISI REMAJA
Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju masa dewasa, yang diti berbagai perubahan Fisik  , psikis , social. Berbagai bentuk perubahan yang terjadi dalam rentang waktu yang relatif singkat tersebut, seringkali menimbulkan berbagai persoalan yang dapat mengganggu perkembangan remaja selanjutnya. Diantara masalah yang dihadapai para remaja adalah “rokok”.
Produsen rokok luar negeri mulai menyerang remaja di negara berkembang seperti indonesia.Hampir semua perokok mulai mengenal rokok pada usia muda ( remaja ). Efek dari rokok/tembakau memberi stimulus depresi ringan, gangguan daya tangkap,  alam pikiran, tingkah laku dan fungsi psikomotor. Di kota besar, remaja SMP dan SMA 34,9% merokok dan 2,5% perempuan merokok(sarwoko, 2003 ).
2.      PERMASALAHAN
  1. Usia remaja adalah target market jangka panjang.
  2. Event-event olah raga,hiburan(musik) banyak disponsori oleh produk rokok
  3. Lingkungan pergaulan sebagai faktor pencetus prilaku merokok
  4. Rokok membuat ketagihan
  5. Promosi iklan TV sangat mempengaruhi perilaku merokok.
4.   BAHAYA ROKOK
    Memperpendek usia, Kanker, Serangan jantung, Impotensi,Gangguan kehamilan dan janin.
5.   PERSEPSI SALAH MENGENAI ROKOK
  1. Merokok menambah penampilan.                  
  2. Membantu berpikir / imajinasi.           
  3. Membuat pikiran tenang.                   
  4. Pelengkap setelah makan.                  
  5. Lambang kejantanan. 
  6. Menghilangkan kantuk
  7. Memudahkan belajar
  8. Rokok sebagai vitamin
  9. Mengusir kesepian               
  10. Menghilangkan stres / problem
11.  PENYEBAB SEORANG MEROKOK
1.  kebutuhan pergaulan (pengakuan).                               
2.  kebiasaan sosial.                                                             
3.  distribusi rokok / kemudahan mendapatkan rokok.      
4.  harga rokok yang relatif murah
5.  Iklan yang sangat menarik
6.  Ajakan teman / ditawari
7.  Uang saku                               
      8.  Jauh dari keluarga & coba2
  7.  UPAYA PENCEGAHAN BAGI REMAJA
  Kampanye anti rokok sebaiknya diperluas.
  Peringatan bahaya merokok didasari hasil penelitian, sehingga dapat dipercaya kebenarannya.
  Memberikan teguran bagi perokok.
  Larangan merokok di sekolah.
  Pembagian rokok gratis pada acara remaja sebaiknya dilarang.
  Sebaiknya diberlakukan denda untuk perokok di tempat umum (melalui perda).

8. MENGHENTIKAN KEBIASAAN MEROKOK
1. Berhenti merokok memerlukan proses, tidak semudah membalikkan telapak tangan.
2. Dengan dukungan keluarga atau orang terdekat.
3. Mengubah pola pikir / image tentang rokok.
4. Mengisi waktu dengan kegiatan yang positif ( ekskul dll ).
5. Kebiasaan merokok dapat diganti dengan mengunyah permen karet ( terapi mulut ).
6. Konsultasi dengan dokter (medis) atau pihak-pihak yang berkepentingan (disekolah dengan guru bk )

13 komentar: